Browsing Category

Klasik

Klasik

Putus asa ? baca deh :D

Kehidupan adalah perjalanan yang penuh tantangan dan ujian. Kehidupan diciptakan Allah SWT untuk menguji siapa di antara kita yang paling baik amalnya. ”Yang menjadikan mati dan hidup, supaya Dia menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya. Dan Dia Maha Perkasa lagi Maha Pengampun” (QS. 67 : 2).Jika kita memahami dan meyakini hakekat kehidupan yang berupa ujian, maka kita akan lapang dada ketika menerima cobaan, musibah dan siap mental untuk menerima tantangan kehidupan dari Allah SWT. Kita tidak akan mudah putus asa karena yakin Allah SWT tidak akan memberikan ujian yang melebihi kemampuan kita. ”Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya” (QS. 2 : 286).Itulah sebabnya Allah menyebut orang yang putus asa sebagai orang yang kafir (ingkar), karena ia lupa dengan hakekat kehidupan yang berupa ujian ini. Juga lupa dengan berbagai nikmat yang lebih banyak diberikan Allah SWT daripada musibah/cobaan yang Allah berikan kepadanya. ”Hai anak-anakku, pergilah kamu, maka carilah berita tentang Yusuf dan saudaranya dan jangan kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat Allah, melainkan kaum yang kafir” (QS. 12 : 87).Allah SWT juga mencela orang yang cepat berputus asa dengan firman-Nya, ”Manusia tidak jemu memohon kebaikan, dan jika mereka ditimpa malapetaka dia menjadi putus asa lagi putus harapan” (QS. 41 : 49).

”Dan jika Kami rasakan kepada manusia suatu rahmat (nikmat) dari Kami, kemudian rahmat itu Kami cabut daripadanya, pastilah dia menjadi putus asa lagi tidak berterima kasih” (QS 11 : 9).

Jika kita meyakini betul hakekat kehidupan ini, Insya Allah tidak akan mudah putus asa dan selalu bersemangat menjalani kehidupan.

Berikut ada beberapa saran agar kita juga selalu termotivasi untuk sukses dan tidak mudah putus asa :

1. Selalu berpikir positif.

Biasanya perasaan rendah diri tidak akan sukses disebabkan adanya kekhawatiran sukses itu jauh dan sulit. Padahal kita sebenarnya sudah sukses sejak lahir. Untuk menjadi manusia, kita harus mengalahkan 1 milyar lebih calon manusia lainnya ketika berbentuk sperma. Bukankah itu berarti kita sudah menjadi juara (sukses) sejak lahir? Jadi terus meneruslah berpikir positif bahwa kita pasti bisa sukses. Jangan masukkan pikiran negatif bahwa kita tidak akan sukses. Sebab biasanya dari 1000 pikiran negatif yang benar itu hanya 1. Jika pun pikiran negatif terbukti, maka jadikan hal tersebut sebagai cara untuk belajar memperbaiki diri.

2. Yakin bahwa kita memiliki kelebihan.

Agar menjadi orang yang semangat akan kesuksesan dan tidak mudah berputus asa, yakinlah bahwa kita lebih hebat dari yang kita duga. Kita harus lebih banyak memikirkan kelebihan Kita daripada kekurangan Kita. Biasanya orang yang rendah diri lebih sibuk memikirkan kekurangannya daripada kelebihannya. Bahkan kekurangan yang nilainya kecil dibuat agar kelihatan besar oleh orang yang rendah diri. Jika kita selalu berpikir tentang kelebihan daripada kekurangan kita, maka kita akan lebih percaya diri untuk sukses. Nah..bagaimana kalau kita tidak mengetahui kelebihan (potensi) diri kita sendiri? Tanyalah kepada orang yang dekat dengan Kita tentang apa kelebihan Kita. Atau inventariskan prestasi kita di masa lalu. Setelah tahu, ingat-ingat dan gunakan untuk mempertebal rasa percaya diri kita. Bahkan kelebihan yang tidak ada hubungannya dengan situasi yang tengah kita hadapi tetap dapat membuat kita lebih percaya diri dihadapan orang lain.

3. Paksa diri untuk terus berkarya

Agar kita bisa sukses, maka lawan rasa putus asa tersebut dengan terus bergerak (berusaha). Jangan pernah berhenti untuk bergerak, karena kahekat kehidupan ini adalah pergerakan. Orang yang tidak bergerak pada hakekatnya dia sudah mati. Itulah sebabnya Allah menyuruh kita untuk terus bergerak walau memaksa diri. ”Berangkatlah kamu baik dalam keadaan merasa ringan maupun berat, dan berjihadlah kamu dengan harta dan dirimu di jalan Allah. Yang demikian itu adalah lebih baik bagimu, jika kamu mengetahui” (QS. 9 : 41).

Orang yang berputus asa karena ia banyak diam atau bergerak tapi tanpa arah. Teruslah kita bergerak dengan arah yang jelas menuju cita-cita mulia. Niscaya rasa putus asa akan hilang dengan sendirirnya.

Mudah-mudahan tulisan ini dapat memotivasi untuk menjadi orang yang kuat dan sukses selalu dan tidak mudah putus asa. Aamiin…

Semoga bermanfaat bagi pembaca yang budiman..^_^_^

Klasik

pacaran -__-”

1. pacaran itu menjalin silaturahim -> silaturahim itu hubungan ke kerabat, bukan pacaran

2. pacaran itu bikin semangat belajar -> semangat belajar maksiat

3. pacaran itu buat dia bahagia, itu kan amal shalih -> ngarang,.. btw, telah bahagiakan ibumu? ayahmu?

4. pacaran itu sekedar penjajakan kok -> serius nih penjajakan? ketemu ibu-bapaknya berani?

5. kasian kalo diputusin -> justru tetep pacaran kasian, dia dan kamu tetep kumpulin dosa kan?

6. kasian dia diputusin, aku sayang dia -> putusin itu tanda sayang, kamu minta dia untuk taat sama Tuhannya, betul?

7. nggak tega putusin -> berarti kamu tega dia ke neraka karena maksiat? apa itu namanya sayang?

8. aku nggak zina kok, nggak pegang2an, nggak telpon2an, kan nggak papa? -> nah bagus itu, berarti gak papa juga kalo putus..

9. aku pacaran untuk berdakwah padanya kok -> ngarang lagi, dakwahmu belum tentu sampai, maksiatmu pasti

10. nanti putusin dia gw gak ada yg nikahin gimana? -> pacaran tak jaminan, realitasnya banyak yg nggak nikah sama pacarnya

11. berat mutusin -> semakin berat engkau tinggalkan maksiat untuk taat, Allah akan beratkan pahalamu

12. nanti aku dibilang nggak laku gimana? -> bukan dia yang punya surga dan neraka, abaikan saja

13. kalo aku putusin dia, dia ancam bunuh diri -> belum apa2 pake anceman psikologis, dah nikah dia bakal ancem bunuh kamu!

14. pacaran itu makan waktu, makan duit, makan hati -> mending waktu, duit dan hati diinvestasikan ke Islam

15. pacaran memang tak selalu berakhir zina -> tapi hampir semua zina diawali dengan pacaran,

16. pacaran itu disuruh mengingat manusia, bukan mengingat Allah -> melisankan manusia bukan Allah,

17. pacaran itu bikin ribet, dikit2 bales sms, dikit2 telpon, dikit-dikit minta dikirim pulsa (wah, sms mamah baru nih)

18. pacaran itu dikit-dikit galau, dikit-dikit galau, galau kok dikit-dikit? hohoho..

19. coba pikir, senangkah bila engkau menikah lalu ketahui bahwa istri/suamimu mantan ke-7 laki-laki/wanita berbeda?

20. silahkan dicari sendri efek negatif PACARAN hohohoho…. ^_^_^

Klasik

masuk surga tanpa ujian dulu ? mana ada

“Dan sesungguhnya kami telah menguji orang-orang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta”. QS Al Ankabut 29 : 2 – 3 “Janganlah kau bersikap lemah, dan janganlah pula kamu bersedih hati, padahal kamu adalah orang-orang yang paling tinggi derajatnya, jika kamu orang-orang yang beriman”. QS Al Imran 3 : 139 “Dan janganlah kamu berputus asa dari Rahmat Allah, sesungguhnya tiada berputus asa dari Rahmat Allah melainkan kaum yang kafir”. QS Yusuf 12 : 88 “Hai orang-orang yang beriman, bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap siaga (di perbatasan negerimu) dan bertakwalah kepada Allah, supaya kamu beruntung”. QS Al Imran 3 : 200 “Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu’”. QS Al Baqarah 2 : 45 Berusahalah melihat kesalahan kita, karena itu akan membantu kita untuk lebih ikhlas, lebih bijaksana, lebih terpacu untuk belajar dan belajar, karena kita merasa salah. Jika kita selalu merasa paling benar, pintar, suatu saat kita akan terjebak dalam situasi ini.

Klasik

Semangat dan selalu percaya !!!

Siapa pun di dunia ini pasti pernah mengalami sakitnya hati, karena disakiti, dihina, dizalimi, atau dikhianati, sikap kita menentukan nasib kita selanjutnya, masa depan kita tergantung kepada apa yang kita lakukan sekarang, dan ingat Allah selalu ada untuk kita, memperhatikan dan membantu kita.. Jangan bersedih hati, pertolongan Allah akan segera datang dan diperlihatkan sebelum kita meninggalkan dunia ini.. Percayalahhh..!!!!