Browsing Category

Klasik

Klasik

Oktober nih

sepertinya alfi masuk IT_, maksudnya di terima *ehh

sama sekali tidak di galaukan kuliah dimana, yang penting saya belajar serius untuk tes nanti.

Kalau sudah siap, apa sih yang enggak

Semoga di mudahkan

Pasti mendapatkan yang terbaik dariNYA.

Klasik

harapan

Aku akan terus fokus berjalan sendiri ditemani mimpi dengan angin yang mampu membuatku memikirkan apa yang ada di atas sana untuk harapan dan kebanggaan orang tua.

Mah, Yah.. Alfi tidak akan membuat kalian kecewa

1 tahun kedepan hanya untuk kebanggan kalian kepadaku, selebihnya biarkan aku membahagiakan kalian dengan caraku.

Klasik

setiap orang mempunyai jalan hidup

Maaf pak, saya pun sedang mencari solusi agar saya dapat menjadi orang yang lebih manfaat dari yang lain, saya faham saya tidak dapat melakukan hal yang sewajarnya, saya lemah dalam banyak hal, kelemahanku itu yang menjadikan saya seperti ini. Walaupun saya lemah dalam hal itu, saya tetap berusaha karena itu adalah jalan yang harus di tempuh.

setiap orang mempunyai jalan hidup masing-masing

Klasik

Romi Satria Wahono

Berikut beberapa kutipan menarik dari mas Romi Satria Wahono :

Tidak masalah mati muda asal meninggalkan banyak karya dan hasil perdjoeangan yang bermanfaat untuk masyarakat. Daripada berumur panjang tapi banyak melakukan kegiatan yang tidak berguna.

 

Bagi saya kehidupan adalah ladang jihad alias usaha sungguhsungguh, ini sering saya bahasakan dengan “perdjoeangan”.
Waktu tidak banyak, karena sekali lagi, “Kewajiban kita lebih banyak dari pada waktu yang tersedia”. Jadi, mudah-mudahan kita semua tetap dalam perdjoeangan!

 

perlahan tapi pasti, dengan modal pengalaman, skill kompetensi, dan sertifikasi spesialis yang kita miliki. marilah kita berlatih menjadi seorang versalitis

 

“Orang Jepang meskipun sudah masuk Islam sifatnya tetap seperti orang Jepang. Mereka tetap sopan dan hormat terhadap orang lain, merasa tidak enak kalau anaknya mengganggu anak orang lain, tarbiyah (pendidikan) terhadap anak-anaknya supaya bisa hidup mandiri, dsb”.

saya sangat merekomendasikan bagi calon mahasiswa dan juga mahasiswa yang sedang berjuang untuk membaca buku rangkuman tulisan mas romi pada blognya yang berjudul  Dapat apa sih di universitas? pelajaran entrepreneur (maha)siswa lugu. Tulisannya sangat bagus kulturasi bangsa Jepang yang saat itu mas Romi pernah menimba ilmu disana, tak kalah hebatnya pengetahuan agama yang bagus, serta motivasi hebat dari buku yang pernah ia baca.

Download

Semoga bermanfaat 🙂

Klasik Mimpi

Agustus Dengan Perjalannya

alfi kira kelas 3 mau lepas gitu aja sama Metroworld Host, malah lebih serius ini –“. Bulan lalu saya sebagai owner ingin menitipkan usaha ini ke orang lain, namun team marketing yaitu mas Ryo Ardian yang masih berkuliah di universitas london school dengan jurusan marketing of communication malah membawa metro ke arah yang lebih serius dan mencegah saya untuk pergi walau itu sebentar karena team ini telah berhasil menyusun program metro kedepannya, akhirnya program tersebut bisa di realisasikan. 11 Agustus 2013 awal saya rapat secara langsung di TMII, merencanakan pemindahan server ke arah yang lebih besar, dan akhirnya 1 hari setelah itu saya mulai memindahkan server. server metro sekarang 2.5 jt/bulan Alhamdulillah dengan usaha sendiri bisa mencapai seperti ini, di bulan agustus juga ada banyak yg menawarkan proyek bersama, saya sebagai server managernya kalau itu saya ambil, ada juga buat website dari KPK dan Kementrian Budaya Indonesia dia menawarkannya gede banget ‘cukup buat beli rumah nyelesain itumah’, tapi taruhannya saya harus lebih fokus tiap harinya, saya tolak! gpp kok Allah pasti ngasih yg lebih. kembali ke metro saya putuskan untuk mengembangkan terus metro world host, kedepannya mudah-mudahan metro world host ini mempunyai legalitas sebagai CV/PT, kapan – kapan deh mungkin 3 tahun kedepan atau mungkin secepatnya, mohon doanya ya….., mungkin nanti saya hanya fokus untuk kuliah, dan mimpi saya beasiswa. Allah ngasih beasiswa lewat metro juga tidak apa – apa kok hehe. Sekarang juga di beasiswain sama warnet kok, income warnet di rumah minimal 100/hari, saya serahkan semuanya ke mamah. akhirnya ini sudah bisa berjalan tanpa ada alfi. siap kuliah! siap jauh dari rumah! siap pulang bawa ilmu! Alhamdulillah.

#ini hanya sebuah perjalanan, mohon bantuan husnudzonnya ya. #_KisahKlasik_

JazakAllah Khairan

semoga kita suksess !

Klasik

mempererat tali silaturahmi keluarga nenek

InsyaAllah 17 Agustus 2013 ini, akan di laksanakan perkumpulan keluarga ‘adik nenek’, ‘kakak nenek’, sampai cucu cucunya, sangat bersyukur sekali masih di berikan kemudahan melihat silsilah keluarga dari mamah, begitu eratnya keluarga ini, jauh di bandingkan keluarga dari ayah, bahkan ayah sendiri tidak mengetahui tempat peristirahataan ibunya sendiri, ayah saya tidak tahu keberadaan sanak saudara seperti paman, bibinya. Andai saja saya bisa mempertemukannya, Aammin.

semoga silsilah keluarga mamah ini bisa terus tertulis, dan terus terjalin silaturahmi.

Klasik

Motto Hidup

Belum tentu kita hebat dan belum tentu kata-kata kita benar-benar terjadi. Biarlah waktu yang akan menunjukkan siapa diri kita sebenarnya.

  • “Allah mencintai orang yang cermat dalam meneliti soal-soal yang meragukan dan yang tidak membiarkan akalnya dikuasai oleh nafsunya.” (Nabi Muhammad saw)

Dengan kata ini, kita akan berusaha untuk terus memperhatikan kelakuan diri kita yang mungkin bagi kita biasa saja, tetapi bagi orang lain mungkin menyebalkan. Kita juga akan berhati-hati dalam mengambil keputusan. Bisa saja kita melakukan tindakan menyenangkan, padahal tindakan tersebut berlawanan dengan tuntunan agama.

  • “Kekayaan tidak dilihat dari melimpahnya harta, tetapi dari perasaan berpuas diri.” (Nabi Muhammad saw)

Kata ini terbukti ampuh untuk orang-orang yang ingin berburu harta atau orang yang menganggap hartanya tidak cukup. Masalahnya sebenarnya bukan masalah besar-kecilnya harta, tetapi pada keinginan kita dan rasa bersyukur.
Manusia bisa saja mempunyai uang puluhan juta. Tapi, kalau keinginannya berlebihan (tidak menyesuaikan diri dengan kebutuhan), hasilnya tetap saja tidak akan puas. Bahkan uangnya akan lenyap untuk hal-hal tidak penting. Sebaliknya, meskipun gaji perbulan hanya ratusan ribu, asal berpuas diri, pasti akan ada berkah dari uang tersebut.

  • “Ketika kau melihat seseorang, yang diberi titipan harta dan keadaan yang lebih baik dari pada dirimu, lihatlah mereka yang diberi lebih sedikit oleh Allah.” (Nabi Muhammad saw)

 

  • “Lihatlah mereka yang lebih tidak beruntung dari pada dirimu, sehingga kau tidak mungkin tidak berpuas diri atas keberuntungan yang diberikan Allah kepadamu.” (Nabi Muhammad saw)

Kata ketiga dan keempat saling berhubungan. Kalau manusia memang tidak bisa berpuas diri dengan melihat keadaannya sendiri, ada cara yang lebih baik, yaitu berkaca pada orang lain yang lebih buruk keadaannya. Berkaca pada orang yang lebih tinggi hanya akan menyebabkan perasaan rendah diri atau iri.

  • “Manusia tumbuh dewasa; bersamaan dengan itu tumbuh pula dua hal; kecintaan pada kekayaan dan kecintaan pada umur panjang.” (Nabi Muhammad saw)

Ucapan ini jelas merupakan sindiran bagi orang-orang yang menganggap dunia lebih penting dari pada akhirat, padahal mereka mengaku muslim. Jika ada orang Islam yang haus harta, jelas ia bukan seorang muslim sejati.

Selain itu, ada beberapa kata mutiara yang dapat dijadikan sebagai motto hidup. Misalnya, “Kita hari ini adalah hasil dari mimpi kita yang kemarin dan kita di masa datang adalah mimpi kita sekarang”.
Maksud dari kata-kata di atas adalah bukan berarti kita disuruh untuk sekadar bermimpi, tapi dari mimpi itu muncul keinginan untuk menggapainya dan diwujudkan dalam usaha agar mimpi itu terwujud.

Tuntutan hidup dan terkikisnya nilai-nilai agama membuat banyak orang mudah putus asa dan kurang nilai juangnya. Sering sekali orang-orang mengalami depresi atau stres dengan masalah yang dihadapinya, sehingga akhirnya memilih jalan pintas untuk menyelesaikan masalahnya, yang tentu saja dengan jalan yang buruk.

Orang-orang berlomba-lomba mengembangkan ilmu pengetahuan yang mereka anggap adalah salah satu hal penting demi mencapai kehidupan yang lebih baik, yaitu berupa kesuksesan dan kekayaan.

Mereka melupakan nilai-nilai agama yang pada hakikatnya memberikan kedamaian kepada seseorang. Agama adalah sebagai “tali untuk berpegang” untuk menjalani kehidupan ini. Namun, karena ajaran agama dianggap kuno, manusia meninggalkan agama dan dijadikan sebagai sejarah kehidupan manusia. Manusia lebih cenderung mengikuti hal-hal baru. Padahal mungkin saja hal baru yang mereka agung-agungkan itu juga bersumber dari agama.

Misalnya, banyak bermunculan motivator-motivator. Orang-orang lebih mendengarkan kata-kata bijak yang dibuat oleh para motivator untuk memberi semangat dan inspirasi, dibandingkan dengan membaca dan mengkaji kitab suci.

Padahal kata-kata bijak sang motivator sebenarnya juga diterangkan dalam kitab suci Al Quran dan hadis. Bila kita mengkaji lebih jauh mengenai kitab suci Al Quran dan hadist, maka akan banyak makna dan pelajaran yang kita peroleh. Setiap ayat dan hadist bisa menjadi pelajaran yang bisa dijadikan bekal oleh manusia dalam menjalani kehidupan.

Dari kisah-kisah nabi dan kaumnya, dapat menjadi contoh bagi kita bagaimana kita harus menyikapi kehidupan, dari hal kecil hingga hal-hal besar. Akan tetapi, kebanyakan manusia malas untuk mengkaji Al Quran dan hadis karena hal tersebut yang sudah dipaparkan sebelumnya.

Kita tidak akan dapat hidup dengan tenang apabila apa yang kita lakukan salah. Kita akan merasakan kedamaian apabila yang kita berbuat baik, baik untuk diri sendiri atau untuk orang lain.

Pengaruh perkembangan zaman yang terjadi sekarang ini membuat manusia menjadi banyak mengalami masalah. Masalah-masalah yang datang dapat membuat manusia depresi dan stress.

Kebutuhan rohani sangat diperlukan untuk menenangkan pikiran yang depresi dan stres tersebut. Ajaran agama adalah salah satu obat yang mujarab untuk memotivasi diri dalam menyelesaikan masalah.

Dengan ajaran agama yang ada di dalam kitab suci Al Quran dan hadis, kita menjadi berpikir positif dan dapat menyelesaikan masalah dengan jalan yang benar. Permasalahan pun akan selesai dengan baik dan hasilnya akan baik juga.

Untuk itu, sebagai manusia yang beragama, kita sebaiknya mempunyai motto hidup yang dapat diambil dari kitab suci, baik Al Quran ataupun hadis. Kehidupan kita akan tenang dan damai. Masalah yang datang akan dapat kita atasi, tentu saja dengan jalan yang baik pula. Semoga pemaparan tersebut dapat memberikan motivasi bagi Anda untuk menjalani kehidupan ini menjadi lebih baik. ^_^

Klasik

Ayo Hargai Waktumu Sekarang

bismillahirahmanirahim

MATEMATIKA KEHIDUPAN

oleh : Dr. M. Saekan Muchith, S.Ag, M.Pd

Orang yang sukses adalah orang yang mampu mengelola waktu kehidupan secara optimal dan lebih banyak diperuntukkan untuk melaksanakan hal hal yang bermanfaat untuk dirinya sendiri maupun orang lain. Artinya bagi orang yang menggunakan waktunya lebih banyak untuk kebaikan maka memiliki peluang besar memperoleh kemulyaan, termasuk kemulyaan malam lailatul qadar. Terkait dengan perolehan malam lailatul qadar maka perlu dipaparkan ilustrasi penggunaan waktu kehidupan yang dimiliki oleh manusia selama hidup di dunia.

Ada sebuah  berilustrasi, seandainya manusia di kasih umur hidup di dunia selama 70 (tujuh puluh) tahun. Jika dilihat dari perspektif jam, maka akan dapat ditemukan jumlah waktu sebagai berikut: 24 jam x 30 hari = 720 jam. Artinya  selama satu bulan manusia memiliki waktu 720 jam. 720 jam x 12 bulan = 8640 jam. Artinya selama satu tahun manusia memiliki waktu sebanyak 8640 jam. 8640 jam x 70 tahun, maka ditemukan angka  604.800 jam  (Enamratus empat ribu delapanratus jam). Artinya selama hidup 70 tahun, manusia memiliki waktu sebanyak 604.800 jam.  Waktu yang dimiliki tersebut, kita hitung berapa jam yang digunakan untuk kemaslahatan dan berapa waktu yang terbuang untuk kemadhorotan.

Pertama, waktu sebelum baligh. Dalam norma ketentuan fiqh (hukum Islam) bagi laki laki dikatakan baligh jika sudah pernah mimpi basah, sedangkan untuk perempuan sudah datang bulan. Jika dilihat dari persepktif usia kalender  maka rata rata usia baligh adalah berkisar 12 tahun. Dalam usia sebelum balig manusia belum menerima kewajiban hukum, sehingga dalam usia ini masih banyak digunakan untuk bermain. Oleh sebab itu jika usia manusia hidup didunia 70 tahun, maka dikurangi masa sebelum baligh yaitu 12 tahun, sehingga waktu yang digunakan sebagai manusia dewasa yang telah menerima kewajiban hokum selama 58 tahun.

Kedua,   waktu untuk tidur. Sehari semalam, rata rata manusia tidur sekitar 8 jam, dikalikan  satu bulan (30 hari) = 240 jam. Artinya dalam satu bulan manusia telah menghabiskan untuk tidur selama 240 jam. Jika dalam satu tahun, maka 240×12 = 2880 jam, artinya dalam satu tahun manusia telah menghabiskan waktunya untuk tidur sebanyak 2880 jam. Jika dalam usia 70 tahun dikurangi usia sebelum baligh 12 tahun maka, 2880×58 tahun= 167.040 jam. Jika waktu ini di bagi tahun (8640 jam) maka ditemukan angka 19,3. Artinya jika manusia memiliki umur 70 tahun di dunia, maka waktu yang diperguanakn untuk tidur sebanyak 19,3 tahun.

Ketiga, waktu bekerja. Rata rata manusia bekerja berkisar 8-9  jam. Jika dibuat rata rata 9 jam, manusia bekerja  dalam satu bulan adalah 270 jam. Artinya dalam satu bulan waktu yang digunakan untuk bekerja sebanyak 270 jam. Dalam satu tahun, maka 270 jam x 12 bulan = 3240, artinya dalam satu tahun waktu yang digunakan untuk bekerja sebanyak 3240 jam. Jika manusia memiliki usia  70 tahun, setelah dikurangi masa sebelum baligh 12 tahun  berarti 3240 x 58 tahun =187920 jam. Jika dibagi satu tahun (8640 jam) = 21,7. Artinya selama usia 70 tahun, setelah dikurangi masa sebelum baligh,  waktu yang digunakan untuk bekerja adalah 21,7 tahun.

Keempat, waktu untuk sholat. Manusia menggunakan waktu untuk sholat rata rata 5 menit x 5 sholat wajib, berarti selama sehari semalam waktu yang diperguankan untuk sholat  sebanyak 25 menit. Jika selama satu bulan berarti 25 menit x 30 hari = 750 menit, jam. Artinya dalam satu bulan manusia menggunakan waktu untuk sholat sebanyak 750 menit yang setara dengan 12,5 jam. Dalama satu tahun berarti, 12,5 x 12 = 150 jam. Artinya selama satu tahun manusia telah menggunakan wantu untuk sholat sebanyak 150 jam. Jika usia manusia hidup didunia 70 tahun, setelah dikurangi usia sebelum baligh 12 tahun maka 150 jam x 58 tahun= 8700 jam, setara dengan 1,06 tahun. Artinya jika manusia memiliki usia 70 tahun hidup di dunia, setelah dikurangi usia sebelum baligh 12 tahun, maka waktu yang digunakan untuk menjalankan ibadah sholat sebanyak 1 tahun 6 hari.

Kelima, waktu untuk grumpi, membicara aib orang lain. Manusia tempatnya khilaf dan dosa, tidak menutup kemungkinan setiap hari manusia juga “ngarasi” orang lain. Ngrumpi atau ngrasani orang lain merupakan perbuatan yang sangat menyenangkan dan biasanya manusia yang ngarasi tidak sadar terhadap apa yang dilakukan. Katakan saja waktu rata rata untuk “ngarasi” orang lain setiap hari 1 jamt, maka 1 jam  x 30 hari = 30 jam.  Artinya dalam satu bulan manusia memiliki waktu untuk “ngarasi”, ngrumpi sebanyak 30 jam. Jikia dalam satu tahun adalah 30 jam x 12 bulan = 360 jam. Artinya dalam satu tahun waktu yang digunakan untuk ngrumpi, ghibah, “ngrasani” orang lain sebanyak 360 jam. Jika usia manusai 70 tahun, dikurangi masa sebelum baligh, maka 360 jam x 58 tahun = 20880 jam yang setara dengan 2,4 tahun, artinya selama hidupnya waktu yang digunakan untuk ngrumpi dan ngrasani aib orang lain selama 2,4 tahun.

Keenam, waktu untuk makan. Rata rata waktu yang digunakan untuk  satu kali makan berkisar 30 menit, jika dalam sehari semalam berarti 30 menit x 3 = 90 menit setera dengan 1,5 jam.jika dalam satu bulan maka 1,5 jam x 30 hari =  45 jam. Artinya waktu yang digunakan untuk makan dalam sebulan sebanyak 45 jam. Jika dalam satu tahun, maka 45 jam x12 bulan = 540 jam. Jika usia manusia di dunia 70 tahun di kurangi masa sebelum baligh, maka 540 jam x 58 tahun = 31320 jam, setara dengan 3,6 tahun. Artinya selama hidup manusia waktu yang digunakan untuk makan sebanyak 3,6 tahun.

Ketujuh,  Waktu untuk mandi, rata rata manusia mandi berkisar 15 menit. Dalam sehari dibutuhkan waktu 15 menit x 2 = 30 menit.  Dalama satu bulan berarti, 30 menit x 30 hari =  900 menit, setara dengan 15 jam.    Artinya dalam satu bulan manusia memiliki waktu untuk mandi sebanyak 15 jam. Jika dalam satu tahun adalah 15 jam x 12 bulan = 180 jam. Artinya dalam satu tahun waktu yang digunakan untuk mandi sebanyak 180 jam. Jika usia manusai 70 tahun, dikurangi masa sebelum baligh, maka 180 jam x 58 tahun = 10440 jam yang setara dengan 1,2 tahun, artinya selama hidupnya waktu yang digunakan untuk mandi selama 1,2 tahun.

Kedelapan, waktu untuk bercanda dengan keluarga. Kita ambil rata rata waktu untuk bercanda bersama anak dan istri/suami setiap harinya berkisar 1 jam. Dalam satu bulan berarti 1 jam x 30 hari = 30 jam. Jika dalam satu tahun maka 30 jam x 12 = 360 jam. Jika manusia memiliki usia 70 tahun setelah dikurangi masa sebelum baligh 12 tahun, maka 360 jam x 58 tahun = 20880 jam, setara dengan 2,4 tahun.

nah sahabatku apa yang dapat kamu simpulkan dari penjelasan dari Dr. M. Saekan Muchith, S.Ag, M.Pd. apa yang bisa kita petih dari perjalanan waktu yang ternyata singkat ini, pertanyaan saya sederhana? sudahkah kau gunakan waktumu sebaik-baiknya?

Semua waktu adalah waktu yang tepat untuk melakukan sesuatu yang baik. Jangan menjadi orang tua yang masih melakukan sesuatu yang seharusnya dilakukan saat muda.

Tidak ada harga atas waktu, tapi waktu sangat berharga. Memilik waktu tidak menjadikan kita kaya, tetapi menggunakannya dengan baik adalah sumber dari semua kekayaan

sahabatku yang baik hatinya…

mas adirewongso menuturkan… Tak seorangpun tahu, kapan waktu mulai bergerak Dan entah kapan sang waktu berhenti berjalan Yang pasti, sampai detik ini dia terus bergerak dan terus bergulir Entah Anda menghargai waktu dengan memanfaatkan sebaik-baiknya? Atau selalu menyia-nyiakan waktu dengan aktivitas yang tidak bermanfaat?

Dia tetap dia Dan terus berjalan tanpa memihak kepada siapapun, tanpa membantu siapapun Tetapi dia bernilai untuk siapapun Dia tidak pernah kalah dan tidak akan usang Dia selalu baru, selalu segar dan tegar. Hanya kitalah sebagai manusia lambat atau cepat, pasti akan termakan oleh proses sang waktu

Waktu untuk kehidupan seseorang manusia tidak lama dan sangat terbatas Maka sepantasnya harus kita isi kehidupan ini dengan produktivitas yang sangat bermanfaat Baik dari diri pribadi dan bagi manusia-manusia lainnya. Kesadaran akan nilai waktu harus selalu diingatkan Dipelihara dengan rasa syukur yang besar terhadap Sang Pencipta Dengan demikian, kita akan menghargai nilai keberadaan sang waktu dan nilai-nilai diri kita sebagai manusia sehingga kita akan selalu berusaha untuk dapat menikmati proses waktu itu dengan kualitas kehidupan yang makin lama makin indah, nikmat, bahagia dan sangat berarti… Nikmati waktumu yang masih ADA! Hargai waktumu yang masih TERSISA!

untuk itu sahabatku mari kita koreksi diri, sebenarnya untuk apa saja waktu kita… apa lebih banyak dihabiskan untk beribadah.. apa lebih banyak dihabiskan untuk bekerja, apa lebih banyak dihabiskan untuk bermalas-malasan. mari kita tanyakan itu semua pada diri kita sendiri, untuk apa waktu kita selama ini..

semoga engkau bisa melihat, yang seringnya tidak bisa dilihat mata…

ingat, meskipun sehebat apapun dirimu, waktu jauhlah lebih hebat…

semoga bermanfaat.

Klasik

Tentang Saya

Perkanalkan nama saya Alfian Pamungkas Sakawiguna, saya anak ke-3 dari 3 bersaudara dari pasangan pendidik hebat, Ibu Imas Masitoh dengan Ayah Supriyono. Saya lahir di Desa Bojonggenteng, Kecamatan Bojonggenteng, Kabupaten Sukabumi Jawa Barat pada 7 Rajab 1416 H / 30 November 1995 M.

Alfian adalah sperma juara yang kini sedang berusaha dan terancam menjadi orang sukses, Aammin.

Kisah Singkat 1 2002 6 Tahun – 2008 12 Tahun

Di Sekolah Dasar Negeri Bojonggenteng Tengah saya pertama memasuki dunia pendidikan bersama teman – teman sebaya, di usia kecil ini saya tidak melupakan hal-hal klasik saya (karna saya tidak pernah mengingatnya) di usia kecil ini saya juga bersekolah di Madrasah Diniyah Awaliyah Urwatul Huda Kecamatan Bojonggenteng disini saya bersekolah tidak lagi bersama teman-teman sebaya namun saya sekelas dengan kakak angkatan di SD, yaa bisa di bilang waktu itu saya adalah murid paling kecil di antara yang lain, saya adalah anak yang tidak pernah meminta uang untuk jajan lebih seperti anak-anak lainnya, bekal jajan di sd adalah 100 rupiah cukup untuk 2 gorengan loh tapi orang tua saya tidak memberikan uang jajan untuk di madrasah jadi saya harus jajan sekali saja di SD dan sekali lagi untuk di madrasah, seiring waktu bertambah saya ada di kelas 5 SD uang jajan saya 2000 dijatah untuk madrasah juga. waktu, uang bertambah harga makananpun naik -__-” hmm, namun untuk kali ini uang 2000 dapat membelikan 4 gorengan disanalah saya sering menabung/berbagi kepada teman saya yang malah tidak di kasih uang jajan, di usia itu saya menyukai saum sunah dengan niat menghemat uang hihi, oh ya di kelas 4 SD saya les bahasa inggris kepada Mr. Nuri hingga kelas 6, mulailah sering bolos sekolah madrasah 2 kali seminggu, alhamdulillah saya mendapatkan ijazah madrasah pada tahun 2007 (umurku 11 tahun), di klasik 1 saya sudah menyukai teknologi mulai dari komputer pentium 2 dengan windows 98 saya sering bermain game awalnya hanya melihat saudara saya yang memainkan hingga saya dapat mengoperasikannya sendiri, saya belum mempunyai komputer, saya belajar komputer dengan mata saya yang sering bermain ke rumahnya namun saya tidak boleh memegang komputer itu sekalipun, teringat suara keras yang menghentak “Alfiii jangan pegang komputer itu nanti rusak!!” disana saya berjanji kepada diri sendiri “suatu saat aku dapat memilikinya dan bisa mengoperasikannya lebih dari saudara saya”. itu baru komputer, yang lainnyaa seperti handphone, saya tidak pernah mengerti kenapa banyak orang yang percaya kepada saya (anak kecil) untuk memperbaiki hpnya, namun karena kepercayaan itulah saya tidak mau menyia-nyiakan dan kehilangan kepercayaan orang lain yang menjadikan saya ingin bisa memperbaikinya, alhamdulillah (saya dapat memperbaikinya). Orang tua saya membelikan komputer untuk kakak saya, pada saat alfi duduk di bangku kelas 4, lagi – lagi saya tidak di izinkan memainkan kompter tersebut, windows 98 semua kisahklasik terkenang di sana. Saya dapat menyalakan komputer hingga memainkannyapun penuh dengan sembunyi-sembunyi, anggap saja saya sudah agak mahir bermain game di komputer, hingga saya penasaran dengan isi komputer. Saya mencoba membukannya dengan membawa kekamar (tidak ada siapa-siapa) dan mencopot kemudian memasang kembali akhirnya rusak hihi, namun saya pasang kembali seperti saya tidak membukanya (nakal) sampai saat ini kejadian itu di anggap komputer rusak sendiri, nah di sana saya pun jadi mengerti kabel ini fungsinya ini yang warna ini fungsinya ini blabla alhamdulillah di SD saya sudah dapat menginstall software-software hingga game (karena di suruh orang) yaa merasa itu tanggung jawab jadi saya mencobanya ternyata berhasil.
update 15 October 2012

Kisah Singkat 2 2009 13 Tahun – 2011 16 Tahun

SMP Negeri 1 Kalapanunggal menjadi singgahan sementara dalam alur sketsa yang allah tentukan walau saya bingung harus menceritakan apa di SMP ini hempp masa ia aku harus bercerita tentang masalah percintaan naluri hati ? haduuhh jangan deh yaa, waktu itu saya : alay (udah pasti itu mah), nonton tv gak pernah juga, sudah mulai suka smsan ga jelas #membuang masa muda ane, berkumpul dengan perokok #Alhamdulillah saya tidak merokok, di SMP saya aktif di OSIS, sempet ikut karate, 2 tahun bersama PASKIBRA xixi, ok saya baru inget dan tentunya saya akan bercerita tentang hal yang tidak bisa saya lupakan. SMP pada dasarnya saya di tuntut untuk setiap malam belajar, namun apa yang saya lakukan setelah magrib di pengajian dan pulang isya lebih memilih untuk tidur, terkadang sering membaca sedikit-sedikit #terpaksa (ndak suka) yang lebih teringat sejak saya sekolah di SMP saya lebih sering beljar MATEMATIKA bersama ayah, aku takut. dari kelas 1 – kelas 3 saya belajar MTK bersama ayah namun yaa setiap pembelajaran selalu menghasilkan teriakan/kemarahan terhadap alfi, sayangnya saya tidak pernah bisa apa yang ayah ajarkan, walaupun saya bisa mungkin hanya sesaat tidak pernah permanent nancep di otak saya. pengalaman yang saya dapatkan adalah :

saat kelas 3 saya belajar matematika dengan guru mata pelajaran yaitu ayah saya sendiri, di kelas (saya lupa saat itu apa yang sedang di bahas) namun saya ingat saya tidak bisa menjawab apa yang ayah saya tanyakan, hmmm saya di marahi di depan teman-teman kelas, wajar sih di marahi #saya tidak bisa hal sepele*mungkin. yaa walau teman – teman saya juga tidak ada yang bisa menjawabnya. -__-” .

Pra ujian saya habis-habisan di marahi oleh ayah saya yaa bgtulah matematika bukan bakat saya!

Pra pendaftaran sekolah SMAN 1 Cibadak ? (mungkin itu terakhir kalinya aku di marahi) aku sangat takut belajar bersama ayah saya, namun saya harus tetap berjuang keras untuk dapat membuat ayah saya tersenyum walaupun itu sesekali dari ratusan saya belajar bersama ayah saya, jujur saja saya saat kelas 3 lebih terancam dan meragukan kemampuan diri saya mungkin sampai saat ini juga, sampai-sampai ketika ayah saya memarahi, saya mampu menjawab kata-kata kasar itu dengan menajawab :

mungkin ini bukan jalan hidup alfi, setiap manusia memiliki jalan hidup serta kelebihan masing-masing, mustahil allah menciptakan alfi dengan sia-sia, alfi akan berjuang untuk matematika namun alfi akan lebih berjuang ke jalan hidup yang memang itu jalan alfi.

SMP —-> SAYA MASIH NANGIS. yaa begitulah walau saya adalah satu-satunya lelaki yang dapat bersaing dengan wanita – wanita hebat dalam prestasi.

di tahun ke 2, SMP KLP kedatangan guru PNS muda yang berhasil menjadi PNS karena pencaksilat (guru olahraga) namanya HARDA DEDALI beliau adalah orang hebat yang pertama saya jumpai setelah kedua orang tua saya.

update 13 januari 2013

bersambung…

Liputan April 2016